Site Overlay

Ilmu pelet kejawen kuno Ajian Jaran Goyang

Ajian Jaran Goyang adalah ilmu pelet kuno tingkat tinggi yang sangat ampuh dan berbahaya jika pengamalannya tidak tepat dan disalah gunakan, karena itu sebaiknya pengamalan ilmu pelet ini dengan pengijazahan langsung dari guru spiritual yang terpercaya.

Mantra Ajian Jaran Goyang:

“Niat ingsun matek Ajiku si Jaran Goyang, tak goyang ning tengah latar, cemetiku sodo lanang, upet-upetku lawe benang, tak sabetake gunung jugruk watu gempur, tak sabetake bumi bengkah, segara asat, ombak gede sirep. Tak sabetake atine si jabang bayi…(nama orang yang dituju) bin… (nama orang tuanya), cep sido edan sido gendeng, ora mari-mari yen ora ingsun sing nambani”.

Ritual Ajian Jaran Goyang:

Puasa mutih ngepel selama 7 hari. Puasa mutih ngepel adalah puasa yang dilakukan seperti biasa, hanya saja saat berbuka hanya diperbolehkan makan 3 kepal nasi putih dan 1 gelas air putih saja.

Selama melakukan puasa, hindarilah berbicara hal-hal yang tidak penting, mendengar hal-hal yang tidak perlu, dan melihat hal-hal yang tidak baik.

Salama melakukan puasa, mantra Ajian Jaran Goyang dibaca ketika tengah malam sebanyak 11 kali, saat fajar 21 kali, dan ketika Matahari tenggelam sebanyak 41 kali.

Pada saat malam terakhir puasa, mantra dibaca pada tengah malam sebanyak 111 kali. Setiap kali membaca mantra Ajian Jaran Goyang, fokus bayangkan wajah orang yang dituju, kemudian tiupkan nafas pada foto orang yang dituju tersebut setiap satu kali bacaan mantra.

Selama 7 hari ritual Ajian Jaran Goyang ini dilakukan, pada setiap malamnya target akan terus dihampiri oleh bayang-bayang dari khodam Ajian Jaran Goyang yang akan membuat target selalu terbayang-bayang dan terus memikirkan sipengamal ilmu pelet ini.
Scroll Up